<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3997155206238084018</id><updated>2012-02-16T06:17:24.599-08:00</updated><title type='text'>BURUH PILIH BURUH</title><subtitle type='html'>Situs ini dibuat untuk mendukung para Politisi Buruh, yaitu mereka yang berasal dari gerakan buruh dan ingin memperjuangkan secara politik kepentingan kaum buruh di Indonesia melalui jalur elektoral dalam Pemilihan Umum 2009. Meski dimulai dengan memanfaatkan momentum Pemilu 2009, situs ini, melampaui Pemilu, bercita-cita untuk mendukung perjuangan politik gerakan buruh di Indonesia, sebagai satu agen perubahan menuju terciptanya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>buruhpilihburuh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11511214680978825034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_S0ZRN3Vbm_4/SP6LdIULLiI/AAAAAAAAAA8/xG4d96yyYZU/S220/IMG_7485.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3997155206238084018.post-5495459487347620067</id><published>2008-10-21T21:29:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T21:52:14.580-07:00</updated><title type='text'>Wawancara SERBU dengan Surya Tjandra (Direktur Eksekutif TURC)</title><content type='html'>Wawancara SERBU dengan Surya Tjandra (Direktur Eksekutif TURC) &lt;br /&gt;Sabtu, 20 September 2008 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan Pemilu 2009 telah di mulai. Satu hal yang berbeda dari pemilu 2004 adalah banyaknya bakal calon anggota legislatif (Caleg) dari kaum pergerakan. Baik aktifis buruh, tani, kaum miskin kota, mahasiswa maupun para penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ini merupakan sebuah kemajuan politik yang tentunya dapat menguntungkan bagi gerakan rakyat kedepannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui lebih jauh pandangan-pandangan para aktifis, Tim Redaksi SERBU melakukan wawancara dengan Surya Chandra, Direktur Eksekutif Trade Union Rights Centre (TURC), sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang konsen menangani permasalahan perburuhan. Berikut petikan wawancaranya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERBU : Bagaimana pendapat anda tentang Pemilu 2009 terkait dengan situasi  perburuhan dan perjuangan kaum buruh saat ini? Dan pandangan anda terhadap pemimpin serikat buruh yang menjadi calon legislatif?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surya Tjandra (SC): Kalau pemilu dan buruh menurut pasti ada kaitannya, baik  langsung maupun tidak langsung. Pemilu ajang untuk memilih siapa yang akan mengurus  negara, siapa yang akan mengambil kebijakan. Kaum buruh harus memperhatikan pemilu. Pemilu momentum penting diperhatikan, karena akan menentukkan nasib kedepan. Dan syukur-syukur para aktifis bisa masuk, karena saya tidak akan percaya kepada orang yang tiba-tiba jadi peduli dengan buruh tanpa ada trek-record pembelaan kepada buruh sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu yang penting digerakan buruh dalam pemilu adalah memperhatikan trek-record para caleg dan kepeduliannya terhadap buruh. Kepedulian terhadap buruh buat saya tidak bisa datang tiba-tiba, itu datang dari proses. Dan yang harus kita nilai adalah apakah si caleg ini punya trek-record itu. Tanpa itu ya, boleh kita curigai, apakah dia benar sungguh peduli. Bisa jadi dia peduli tapi belum tentu dia mengerti. Artinya kita butuh orang-orang yang setidaknya sensitif dengan persoalan buruh, untuk sensitif itu perlu proses. Jadi saya sih cukup optimis ada aktifis buruh yang terlibat dalam pemilu nanti. Menjadi caleg secara langsung bagi saya merupakan perkembangan yang menarik dan pantes untuk di dukung, walaupun saya juga mengerti pertimbangan sebagian kawan-kawan yang memilih Golput, karena bagi saya perlawanan bisa terjadi dimana-mana dan harus dari mana-mana kita lakukan. &lt;br /&gt;Momentum pemilu 2009 itu semacam titik awal dari sejarah gerakan buruh yang lebih cerah kedepannya. Bagi saya, mau sukses, mau gagal, kita bisa belajar sesuatu. Selama inikan yang bergerak itu biasanya individu. Bukan tidak ada aktifis buruh yang terlibat di politik, banyak di DPR. Awalnya dia serikat buruh tapi dia tidak bisa mewakili dari buruh karena dia tidak mencari suara dari kaum buruh. Sekarang kawan-kawan yang maju seperti Dita Sari dari FNPBI atau kawan-kawan dari SPMI, SPN dan beberapa serikat buruh, secara sistematis mereka memang mencalonkan diri sebagai wakil dari buruh, menjadi wakil dari organisasi serikat buruh. Bagi saya itu hal yang berbeda, kalau Dita Sari sendirian akan berbeda dengan Dita Sari dengan FNPBI. Atau Said Iqbal sendirian dengan Said Iqbal SPMI. Yang membedakan adalah mereka mengajak juga organisasinya, lepas dari perdebatan internal didalamnya. Bagi saya sehat saja ada  nuansa kepentingan buruh yang di wakili. Jadi, nantinya bisa kita tagih kalau misalnya mereka tidak melaksanakan apa yang mereka janjikan, kalau secara individu tidak bisa kita tagih. Saya kira bagus, ada perkembangan yang menarik dan menurut saya pantas didukung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERBU: Ada beberapa serikat buruh yang menyatakan akan Golput di pemilu 2009, Bagaimana pendapat anda?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SC: Kalau argumen teman-teman yang Golput, yang saya tangkap, sekarang ini belum  ada partai yang sungguh-sungguh memperjuangkan buruh. Partai akan terhisap dengan sendirinya, langsung terhisap dengan mekanisme partai yang sudah ada. Jadinya, kalau tidak dihianati, ya dibohongi. Saya kira itu ada betulnya, tapi tidak sepenuhnya betul. Karena dalam sistem politik sekarang, ada kemungkinan juga peluang-peluang individu berperan. Dan apa lagi kalau individu-individu ini didukung oleh kekuatan sosial dibelakangnya,  yaitu kekuatan sosial buruh. Jadi saya kira segeblek-gebleknya Dita Sari sulit untuk dia bilang kalau dia bukan mewakili kepentingan buruh. Saya kira ini feeling saya, karena trek-record Dita Sari sudah dikenal banyak orang, dan dia sendiri memang memilihara itu. Artinya Dita Sari sendiri sadar mengambil posisi itu, dan bagi saya itu jauh lebih baik dari pada kita biarkan dengan bebas, tidak terikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya sendiri berpendapat kedua-duanya punya kebenaran. Baik yang ikut pemilu maupun yang memilih Golput. Yang penting adalah kita terus berkomunikasi, tidak saling menjelek-jelekkan dan tidak saling merasa benar sendiri. Karena semua basisnya adalah kepedulian terhadap buruh dan dalam kontek tertentu saya kira orang seperti Dita Sari pantas mendapat semacam aprisiasi politik lebih kuat dan lebih besar, karena pengalamannya bekerja sudah lama. Dan itu bukan berarti menggadaikan idealismenya, karena saya kira pengalaman nanti, dengan banting tulang, kawan-kawan akan belajar sesuatu dengan terlibat dalam politik taktis. Dalam politik taktis betul-betul ada negosiasinya, ada intrik-intriknya, ada bohongnya, ada semangatnya, yang menurut saya penting harus kita lalui. Kenapa penting di lalui? Karena saya percaya dengan trek-record kawan-kawan. Saya tidak akan bicara seperti ini kalau yang mencalonkan diri bukan Dita Sari atau bukan orang yang saya kenal trek-recordnya. Eksistensinya justru di situ.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERBU: Harapan dari anda terhadap pemilu 2009 dan kepada aktivis buruh yang maju menjadi caleg di pemilu 2009 ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SC: Harapan saya, mudah-mudahan kita bisa kumpul nanti di tahun 2010. Baik yang sukses, yang menang, yang kalah, yang gagal, selama dia masih berkomitmen, mau bekerja, yang masuk dan tidak masuk legislatif. Saya kira kita harus berkumpul. Harapan saya ada semacam konferensi buruh. Kita perlu berkumpul, semua elemen kekuatan buruh. Kita cari pemimpin yang dipercaya untuk memimpin buruh. Harapan saya kepada gerakan non-electoral juga berkampanye. Jangan diam saja, karena Golput, tidak mau terlibat, bukan begitu harapan saya, tapi dia terlibat juga. Nanti kita lihat, kalau sekarang masih agak sulit diukur, kita bisa menilai siapa yang untung kalau Golput, siapa yang dirugikan kalau kita Golput. Bagi saya penting untuk mengalami proses itu dengan kesepakatan kita akan bertemu, apapun hasilnya. Saya optimis itu bisa kita lakukan. Artinya pemilu 2009 itu sebuah awal, bagi saya bukan tujuan akhir. Itu baru awal untuk persiapan kita lebih jauh, yang penting komitmen tetap ada. Semangat masih tetap ada dan kemauan untuk terus saling menguatkan, saling meneguhkan. Saya optimis kedepan pasti akan lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERBU: Bagaimana partisipasi anda di pemilu 2009 ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SC: Kalau kami di TURC belum menyatakan sikap secara langsung terhadap Pemilu 2009. Yang kami lakukan adalah melakukan kursus-kursus politik untuk buruh. Jadi kawan-kawan yang menjadi caleg atau yang anti caleg, kami fasilitasi, diskusi-diskusi untuk kepentingan kemajuan kaum buruh, selama masih membela buruh, apapun pilihan perjuangannya, kita fasilitasi. Posisi yang lain bagaimana dan kita hormati itu. Yang penting bagi saya, perlu kita bina kepercayaan, trust! Di Indonesia politiknya anti-trust, cendrung tidak percaya. Tidak bisa terbangun satu gerakan alternatif tanpa kepercayaan. Dan kepercayaan itu juga tidak boleh naif. &lt;br /&gt;Saya kira lebih sulit loh berjuang masuk kedalam sistem dan dari dalam memperbaiki itu. Dari pada yang diluar, yang bisa dengan gampang protes tanpa beban. Ada dinamika dan beban tersendiri yang berbeda, dan itu harus kita lalui. Gerakan buruh di Indonesia belum  ada pengalaman sejauh itu. Tidak juga seperti PRD, PRD masih seperti partainya mahasiswa, idealis, seperti pemilu 1999, PRD menyerukan memilih PRD atau Golput. Secara politik itu kan merugikan PRD. Tapi saya kira itu tahapan yang harus kita lalu, dan beruntung kita telah melalui tahapan itu.&lt;br /&gt;Dan sekarang tahap berikutnya menurut saya ada perkembangan yang menarik. Jadi  model yang gerakan dulu (ekstra parlemen-red) tetap ada, dan yang bergerak lebih jauh dengan berkompromi masuk ke dalam sistem juga ada, Tapi orangnya sama, di situ yang menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://papernas.org/berdikari/content/view/114/1&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3997155206238084018-5495459487347620067?l=buruhpilihburuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/feeds/5495459487347620067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3997155206238084018&amp;postID=5495459487347620067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/5495459487347620067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/5495459487347620067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/2008/10/wawancara-serbu-dengan-surya-tjandra_21.html' title='Wawancara SERBU dengan Surya Tjandra (Direktur Eksekutif TURC)'/><author><name>buruhpilihburuh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11511214680978825034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_S0ZRN3Vbm_4/SP6LdIULLiI/AAAAAAAAAA8/xG4d96yyYZU/S220/IMG_7485.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3997155206238084018.post-5628419334624073249</id><published>2008-10-21T19:03:00.001-07:00</published><updated>2008-10-21T19:03:36.244-07:00</updated><title type='text'>Terus bergerak untuk kesejahteraan buruh</title><content type='html'>Terus bergerak untuk kesejahteraan buruh&lt;br /&gt;Ridwan Monoarfa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam perjuangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear all unionist.....&lt;br /&gt;Buruh dari segi jumlahnya berpotensi punya kekuatan suara politik yang telah diusahakan mendirikan partai politik, tetapi  gagal hanya melahirkan partai politik "nol koma", pilihan selanjutnya menempuh menjadi Politisi buruh (baca elite buruh jd caleg) inipun saya berprasangka baik akan mengalami kegagalan,  Iyalah karena buruh pilih buruh itu hanya gagasan bukan suatu strategi dan aksi disamping itu kesadaran politik buruh sangat rendah dengan pengertian lain kesadararan politik buruh masih terbatas dan minoritas dan dalam konteks politik kalangan buruh terfragmentasi (tidak bersatu) dengan berbagai sebab, sudah itu belum punya pengalaman yang memadai dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya politisi buruh terpilih menjadi anggota legislatif itu harapan yang mestinya dikondisikan dari pada mengharap politisi buruh merealisasi gagasan perubahan, di saat ini. Saya ingin mengatakan tidak perlu mengharap terlalu banyak atas kiprahnya dan sudah menjadi caleg saja sudah sangat maju apalagi bila terpilih. Diatas itu semua maksudnya bagaimana seluruh pikiran dan tenaga kita diarahkan untuk politisi buruh dari caleg menjadi aleg, nah setelah itu baru kita masuk format menuntut kiprahnya di parlemen dengan cara memantau kinerja dari politisi buruh di parlemen. Dalam pandangan saya perjuangan jalur politik (menuntut pada negara) dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh suatu keharusan strategi dari gerakan buruh, yang selama ini menggunakan jalur sosial ekonomi (baca menuntut pada pengusaha) . Dua jalur social politik atau sosial ekonomi  ini tidak dapat dipisahkan dan hanya efektif bila buruh itu rukun dan bersama bila tidak mau bersatu dan tekadkan suatu kesadaran dan tindakan bahwa kita semua kaum buruh tidak mau terjebak dalam fragmentasi politik warisan atau mewarisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari masa depan buruh yang sejahterah memerlukan apa yang dikatakan Bung Karno bahwa "bersatu karena kita kuat dan kuat karena kita bersatu" tegasnya persatuan kaum buruh adalah kekuatan "politik" yang artikulatif dan massif, karenannya bila masih tidak memungkin bersatu marilah kita mengusung kesamaan agenda dan kita melakukan aksi bersama. Bila tidak juga kaum buruh bersama dalam agenda dan aksi menuntut dan menuntun perubahan sosial, sejarah akan mencatat kita adalah generasi yang lalai dan generasi yang membiarkan tenaga buruh menjadi barang dagangan.  Generasi mendatang akan mencatat dan  menghukum kita generasi kini karena tidak berbuat apa-apa untuk kemajuan kesejahteraan kaum buruh dan harus disadari kita jangan berada pada kondisi yang mewarisi kehidupan buruh yang melarat karena sebab kita tidak mau bersama apalagi bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era demokratisasi ini jumlah federasi SP/SB lebih kurang 70 Federasi dan ironisnya mayoritas buruh berstatus buruh kontrak, upah berada pada level upah minimum dan penyelenggaraan program jaminan sosial tidak memadai sebagai perlindungan sosial terhadap buruh. Untuk itu jumlah federasi yang banyak dan beragam ini agar punya peran yang fungsional dan kekuatan perubahan  adalah menyusun suatu strategi gerakan buruh dikaitkan dengan gerakan politik. Sejak rejim Orde Baru berkuasa dengan melakukan depolitisasi pada gerakan buruh di Indonesia panggung politik dijauhi bahkan ditinggalkan oleh SP/SB. Berpikir politik dan aktif dalam kegiatan politik kita harus menyadari indetitas diri kita disamping sebagai buruh kita juga punya identitas sebagai warga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan dan beberapa pasal dalam UUD kita sebagai warga negara mempunyai hak konstitusi untuk memperoleh jaminan pekerjaan, jaminan pendapatan  dan jaminan sosial.&lt;br /&gt;Negara wajib merealisasi hak-hak sosial warga negaranya tersebut karena itu kita memilih panitia negara (baca eksekutif dan legislatif) untuk mewujudkan hak-hak konstitusi. Buruh sebagai waga negara yang terorganisir dan peduli pada kesejahteraan, keadilan sosial dan solidariritas saatnya suara buruh punya arti dan peran politik .&lt;br /&gt;Potret saat ini martabat kaum buruh sedang tergadai pada kapitalis yang rakus, Buruh sebagai manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling mulai terbendakan menjadi komoditas atau barang dagangan karena itu ketika kita bekerja hamya dapat upah murah dengan status buruh kontrak hingga kita hanya menghabiskan usia muda kita karena kita tidak punya jaminan pekerjaan yang berunjung pada karir, jaminan pendapatan yang berunjung pada daya beli  dan jaminan sosial berunjung pada perlindungan sosial terhadap resiko PHK, kondisi sakit, menghadapi usia pensiun dsb. sudah dapat dipastikan mayoritas kaum buruh tidak punya masa depan yang bahagia, kita kaum buruh harus bersikap menuntut dan menuntun perubahan sosial bila tidak mau revolusi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan tersebut diatas kita sudah lebih maju mendiskusikan mengapa kita berpolitik untuk tahap selanjutnya apa dan bagaimana caranya buruh berpolitik sebagai tahap awal perkembangnya untuk moment politik pemilu 2009;&lt;br /&gt;Mulailah dengan apapun partainya  "Buruh pilih Buruh" dengan agenda mewujudkan warga  negara yang punya pekerjaan, punya pendapatan dan punya jaminan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Alhamdulillah, sudah dapat dipastikan saya berangkat ke Amerika Serikat tgl 26 Oktober untuk mempelajari dan melihat langsung  bagaiamana SP/SB AS terlibat/berpartisipasi dalam Pilpres harapannya dapat memberi inspirasi apa dan bagaimana buruh berpolitik di lingkungan FSPMI khususnya dan Indonesia umumnya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3997155206238084018-5628419334624073249?l=buruhpilihburuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/feeds/5628419334624073249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3997155206238084018&amp;postID=5628419334624073249' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/5628419334624073249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/5628419334624073249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/2008/10/terus-bergerak-untuk-kesejahteraan.html' title='Terus bergerak untuk kesejahteraan buruh'/><author><name>buruhpilihburuh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11511214680978825034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_S0ZRN3Vbm_4/SP6LdIULLiI/AAAAAAAAAA8/xG4d96yyYZU/S220/IMG_7485.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3997155206238084018.post-5386410544482537048</id><published>2008-10-10T00:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-10T00:30:51.852-07:00</updated><title type='text'>Politisi Buruh Paling Diharapkan Kaum Buruh</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="border-collapse: collapse;   font-family:Arial;font-size:13px;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;JAKARTA, Kompas - Satu dari tiga gerakan buruh yang terkait dengan aksi&lt;br /&gt;politik adalah munculnya kaum politisi dari kalangan buruh atau disebut&lt;br /&gt;politisi buruh. Selain menjadi politisi buruh, ada dua format lagi yang&lt;br /&gt;menghubungkan gerakan buruh dan politik yakni beraliansi dengan parpol&lt;br /&gt;dan blok politik demokrasi (BPD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu dikatakan aktivis buruh Ridwan Monoarfa dalam diskusi&lt;br /&gt;"Menghubungkan Gerakan Sosial dan Politik" yang diselenggarakan Lembaga&lt;br /&gt;Kajian Demokrasi dan Sosial (Demos) di Hotel Haris, Jakarta, Senin&lt;br /&gt;(15/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beraliansi dengan parpol artinya melakukan segenap kontrak politik&lt;br /&gt;dengan parpol, menumpang menjadi caleg di parpol atau yang paling&lt;br /&gt;ekstrem menjual 'kekuatan massa buruh' menjadi alat mendulang suara bagi&lt;br /&gt;parpol," jelasnya. Sedangkan beraliansi dengan BPD, dikatakan aktivis&lt;br /&gt;yang gagal menjadi caleg PIB (Partai Indonesia Baru), mengedukasi&lt;br /&gt;pekerja/buruh dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menegaskan dari ketiga cara itu, menjadi politisi buruh adalah yang&lt;br /&gt;paling diharapkan kaum buruh karena paling cepat mempengaruhi kebijakan&lt;br /&gt;yang berpihak pada keadilan bagi kaum pekerja/ buruh. Apalagi konstelasi&lt;br /&gt;politik 2009, menurutnya, akan semakin ramai tawaran parpol melirik&lt;br /&gt;kekuatan massa buruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau politisi buruh kan bisa dengan membentuk parpol, menjadi anggota&lt;br /&gt;parpol atau dipinang caleg oleh parpol," tuturnya. Namun, yang paling&lt;br /&gt;konkret dalam memperjuangkan kaum buruh adalah membangun relasi power&lt;br /&gt;dari beragam elemen dalam visi dan platform yang sama dan disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, keterlibatan kaum buruh dalam politik harus tetap&lt;br /&gt;mewaspadai kepentingan sesaat parpol. "Tapi edukasi politik sekarang&lt;br /&gt;sudah jalan meski lamban, masyarakat terutama kaum buruh sudah mengerti&lt;br /&gt;seberapa serius parpol mengakomodasi kepentingan mereka," tuturnya. MYS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="border-collapse: collapse;   font-family:Arial;font-size:13px;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/15/20113915/politisi.buruh.paling.diharapkan.kaum.buruh" target="_blank" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;http://www.kompas.com/read/&lt;wbr&gt;xml/2008/09/15/20113915/&lt;wbr&gt;politisi.buruh.paling.&lt;wbr&gt;diharapkan.kaum.buruh&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3997155206238084018-5386410544482537048?l=buruhpilihburuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/feeds/5386410544482537048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3997155206238084018&amp;postID=5386410544482537048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/5386410544482537048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/5386410544482537048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/2008/10/politisi-buruh-paling-diharapkan-kaum.html' title='Politisi Buruh Paling Diharapkan Kaum Buruh'/><author><name>buruhpilihburuh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11511214680978825034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_S0ZRN3Vbm_4/SP6LdIULLiI/AAAAAAAAAA8/xG4d96yyYZU/S220/IMG_7485.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3997155206238084018.post-539922024580844007</id><published>2008-10-09T20:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-10T00:31:59.596-07:00</updated><title type='text'>Silaturahmi Politisi Buruh</title><content type='html'>&lt;!--StartFragment--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" font-weight: bold;font-size:48px;"&gt; &lt;!--StartFragment--&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;b&gt;Latar Belakang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Reformasi 1998 memberikan peluang partisipasi politik rakyat yang lebih luas. Namun pada kenyataannya setelah 10 tahun berlalu, politik justeru didominasi oleh segelintir elite penguasa lama sebelum reformasi yang kembali lagi berkuasa. Seperti karakternya yang lama, mereka pun praktis tidak menjalankan aspirasi rakyat pemilihnya. Korupsi legislatif begitu marak, yang mengakibatkan politik dan politisi terjerembab ke dalam banalitas (kedangkalan) tanpa rasa malu, di mana korupsi adalah ‘pekerjaan’, dan kalau tertangkap adalah ‘sial’ belaka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Sebagian kalangan aktivis buruh maupun organisasi serikat buruh tampaknya kian menyadari bahwa perjuangan buruh tidak bisa hanya dilakukan di luar gedung parlemen dengan aksi massa maupun menjadi &lt;i&gt;watchdog&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt; bagi para pengambil dan pelaksana keputusan publik. Perjuangan di luar parlemen harus disambung di dalam pusat pengambilan keputusan publik itu sendiri. Harus ada wakil kelas buruh yang dapat terlibat langsung dalam pengambilan keputusan publik, baik di legislatif maupun eksekutif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Ini dimanifestasikan dalam keterlibatan beberapa aktivis serikat buruh untuk terjun dalam politik praktis. Beragam cara dipilih, mulai dari membuat &lt;i&gt;memorandum of understanding&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt; (MOU) dengan partai politik, mendaftarkan diri menjadi calon legislatif dari suatu partai, menawarkan massa pendukung, atau juga membentuk partai yang secara eksplisit menyebutkan diri sebagai partai kelas buruh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Cara boleh beragam, tetapi tujuan para politisi buruh seharusnya adalah satu, yaitu berjuang menciptakan kebijakan publik yang lebih sensitif kepada kepentingan buruh sehingga kesejahteraan kelas buruh yang secara langsung berimbas pada kesejahteraan publik umumnya dapat dicapai. Pilihan partai yang digunakan para calon legislatif dari buruh pun beragam, tetapi diharapkan bahwa tujuannya terutama mendorong peningkatan kesejahteraan kelas buruh. Ini hal yang tidak mudah, mengingat partai politik sendiri belum tentu sepakat dengan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Untuk itu pada tahap awal keterlibatan para politisi buruh ini dibutuhkan sebuah ruang yang mempertemukan para politisi buruh untuk dapat saling membagikan harapan, tujuan, dan strategi mereka dalam politik praktis ini. Tujuannya adalah untuk membangun rasa saling percaya (&lt;i&gt;trust building&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;) sejak awalnya, dan kelak ketika masuk ke dalam lembaga legislatif bisa menggalang kerja sama aktif, termasuk kalau perlu membentuk ‘kaukus buruh’ sebagaimana sudah ada melalui ‘kaukus perempuan’ misalnya, di parlemen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;b&gt;Tujuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Untuk itulah, pada hari Kamis, 9 Oktober 2008, bertempat di Gedung YTKI (Yayasan Tenaga Kerja Indonesia), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, diadakan Silaturahmi Politisi Buruh yang pertama, dengan difasilitasi oleh TURC (&lt;i&gt;Trade Union Rights Centre&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;). Hadir sebagai pemberi pengantar diskusi: Said Iqbal (Presiden FSPMI), Desi Arisanti (Wakil Ketua FNPBI), dan Anton Pradjasto (Wakil Direktur Perhimpunan Demos), dengan moderator Surya Tjandra (Direktur TURC). Hadir sedikitnya 30 politisi buruh dari berbagai serikat buruh yang menyatakan diri akan mengikuti pemilihan umum 2009 mendatang di berbagai Daerah Pemilihan dan untuk berbagai DPR/DPRD di Indonesia namum tinggal di Jakarta dan sekitarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Tujuan diadakannya Silaturahmi Politisi Buruh ini adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Mempertemukan sebanyak mungkin politisi buruh, yaitu mereka yang berasal dari gerakan buruh dan ingin mendulang suara buruh sebagai yang utama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Mengetahui harapan dan tantangan para politisi buruh dalam perjuangan sebagai calon legislatif buruh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Menyusun agenda dan strategi bersama para politisi buruh dengan serikat buruh/LSM perburuhan guna melakukan satu aktivitas bersama guna mendukung perjuangan politisi buruh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;4.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Mendiskusikan pembangunan embryo kekuatan sosial yang mendukung perjuangan politisi buruh di lembaga legislatif maupun eksekutif di masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;b&gt;Beberapa Kesepakatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Setelah berdiskusi dan berdebat sesama politisi dan aktivis buruh dari berbagai serikat buruh/serikat pekerja maupun LSM perburuhan di dalam Silaturahmi Politisi Buruh, dihasilkan beberapa kesepakatan kunci, sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top:0in" type="disc"&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="     Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Agar forum semacam Silaturahmi Politisi      Buruh ini dapat diteruskan, dengan melibatkan peserta dari politisi buruh      dan aktivis serikat buruh dan LSM perburuhan yang hadir pada pertemuan      pertama, maupun yang akan dihubungi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="     Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Para politisi dan aktivis serikat buruh      yang hadir pada Silaturahmi sepakat untuk memanfaatkan momentum pemilihan      umum 2009 mendatang sebagai salah satu sarana pendidikan politik bagi      buruh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="     Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Untuk itu disepakati sebuah kampanye      politik berbagai unsur gerakan serikat buruh melalui jargon: “Buruh Pilih      Buruh”, yang akan menjadi kampanye bersama seluruh elemen gerakan serikat      buruh yang ingin memanfaatkan momentum pemilihan umum 2009 mendatang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="     Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Disepakati pula untuk dibuatnya sebuah &lt;i&gt;website&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt; yang akan memuat      berbagai isu perburuhan terkait momentum pemilihan umum 2009, termasuk      profil para politisi buruh yang berasal dari berbagai serikat buruh maupun      LSM perburuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="     Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Kampanye “Buruh Pilih Buruh” akan dimulai      dengan sebuah deklarasi bersama berbagai elemen gerakan serikat buruh dan      LSM perburuhan, yang akan dilaksanakan sesegera mungkin setelah      Silaturahmi Politisi Buruh yang pertama dilaksanakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;!--EndFragment--&gt;    &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;!--EndFragment--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3997155206238084018-539922024580844007?l=buruhpilihburuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/feeds/539922024580844007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3997155206238084018&amp;postID=539922024580844007' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/539922024580844007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3997155206238084018/posts/default/539922024580844007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buruhpilihburuh.blogspot.com/2008/10/silaturahmi-politisi-buruh.html' title='Silaturahmi Politisi Buruh'/><author><name>buruhpilihburuh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11511214680978825034</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_S0ZRN3Vbm_4/SP6LdIULLiI/AAAAAAAAAA8/xG4d96yyYZU/S220/IMG_7485.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
